Senin, 21 April 2014

INDUKTIF

INDUKTIF

 Generalisasi

Generalisasi adalah proses penalaran yang bertolak dari fenomena individual menuju kesimpulan umum.
Contoh:
Pernyataan "semua bintang sinetron berparas cantik" hanya memiliki kebenaran probabilitas karena belum pernah diselidiki kebenarannya.
Contoh kesalahannya:

·         Omas juga bintang iklan, tetapi tidak berparas cantik.




 Hipotesis dan Teori

            Suatu hipotesis sifatnya spesifik dan prediktif, membahas tentang apa yang anda harapkan akan terjadi dalam penelitian anda. Sebagai contoh, sebuah penelitian untuk melihat hubungan antara kebiasaan belajar dan kecemasan mungkin memiliki hipotesis yang menyatakan, “kami memperkirakan bahwa siswa dengan kebiasaan belajar yang lebih baik tidak mengalami banyak kecemasan”. Jika sebuah studi membahas tentang eksplorasi alam, hipotesisnya harus selalu menjelaskan apa yang diharapkan terjadi selama eksperimen atau penelitian.
            Sebuah teori adalah prinsip mapan yang telah dikembangkan untuk menjelaskan beberapa aspek dari suatu pengetahuan. Sebuah teori muncul dari pengamatan dan pengujian berulang dengan menggabungkan fakta, hukum, prediksi, dan hipotesis yang diterima secara luas.
Perbedaan antara hipotesis dan teori adalah :
·         Suatu teori memprediksi peristiwa secara umum, sedangkan hipotesis membuat prediksi spesifik tentang bagian tertentu suatu keadaan.
·         Suatu teori telah diuji secara luas dan diterima secara umum, sedangkan hipotesis adalah dugaan spekulatif yang belum diuji.

Analogi

            Paragraf analogi adalah paragraf yang penalarannya dengan cara membandingkan dua hal yang banyak mengandung persamaan. Dalam membuat paragraf analogi ini kita diharuskan memikirkan 2 hal yang memiliki kesamaan. Proses berfikir ini ialah yang disebut proses berfikir induktif.
Contoh :
            Belajar dengan menggunakan buku dan kertas seperti pedang yang berkepala dua. Jika menggunakan kertas terlalu banyak dapat menyebabkan hutan gundul dan pemanasan global terjadi. Tapi apabila tidak menggunakan kertas dapat menyebabkan orang tidak dapat belajar dengan baik apalagi yang memiliki tingkat ekonomi terbatas serba salah untuk mengambil keputusan seperti saat menggunakan pedang berkepala dua yang  bisa menyerang dua arah yang berlawanan.

 Hubungan Kausal

            Hubungan kausal adalah pola penyusunan paragraf dengan menggunakan fakta-fakta yang memiliki pola hubungan sebab akibat. Paragraf hubungan sebab akibat merupakan paragraf yang dimulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi sebab, dan sampai pada simpulan yang menjadi akibat.
Contoh:
Kemarau tahun ini cukup panjang. Sebelumnya pohon=pohon di utan sebagai penyerap air banyak yang ditebang. Di samping itu, irigasi di desa ini tidak lancar. Ditambah lagi dengan harga pupuk yang semakin mahal dan kurangnya pengetahuan para petani dalam menggarap lahan pertaniannya. Oleh karena itu, tidak mengherankan panen di desa ini selalu gagal.
Ada tiga pola hubungan kausalitas, yaitu sebab-akibat, akibat-sebab, dan sebab-akibat satu dan akibat dua.
·         Sebab-akibat
Penalaran ini berawal dari peristiwa yang merupakan sebab, kemudian sampai pada kesimpulan sebagai akibatnya. Polanya adalah A mengakibatkan B. hal penting yang perlu kita perhatikan dalam membuat kesimpulan pola sebab-akibat adalah kecermatan dalam menganalisis peristiwa atau faktor penyebab.
·         Akibat-sebab
Dalam pola ini kita memulai dengan peristiwa yang menjadi akibat. Peristiwa ini kemudian kita analisis untuk mencari penyebabnya. Suatu penyebab dapat menimbulkan serangkaian akibat. Akibat pertama berubah menjadi sebab yang menimbulkan akibat kedua. Demikian seterusnya hingga timbul rangkaian beberapa akibat.

Induksi Dalam Metode Eksposisi

Eksposisi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang dimana isinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat. Karangan ini berisi untaian atau enjelasan tentang suatu topic dengan tujuan member informasi atau pengetahuan tambahan bagi pembaca. Untuk memperjelas uraian, dapat dilengkapi dengan grafik, gambar atau statistik. Sebagai catatan, tidak jarang eksposisi ditemukan hanya berisi untaian tentang langkah/cara/proses kerja. Eksposisi demikian lazim disebut paparn proses.
Langkah menyusun eksposisi :
·         Menentukan topic/tema
·         Menetapkan tujuan
·         Mengumpulkan data dari berbagai sumber
·         Menyusun kerangka karangan sesuai dengan topik yang dipilih
·         Mengembangkan kerangka menjadi karangan eksposisi


Sumber :
  

Rabu, 26 Maret 2014

BAB I

BAB I
PENDAHULUAN
1.1         Latar Belakang Masalah
Sekarang ini perkembangan teknologi informasi memainkan peranan yang sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan, seperti bidang industri, perdagangan, kesehatan, pendidikan dan sebagainya. Internet merupakan jaringan komputer global di seluruh dunia sebagai media komunikasi dan informasi modern yang dapat memberikan serta menampilkan berbagai informasi dan data kepada publik. Suatu lembaga, instansi pemerintah atau swasta dapat memberikan serta menampilkan profil, iklan, data dan informasi kepada publik melalui internet dengan memanfaatkan fasilitas website.
Dalam era globalisasi sekarang ini, kemajuan teknologi sangat dibutuhkan. Kemajuan teknologi tersebut dapat dimanfaatkan dengan sangat tepat bagi kalangan bisnis, wirausaha, ekonom, para pengembang TI maupun masyarakat luas. Salah satu dari kemajuan teknologi yang sangat popular ialah internet. Pada awalnya internet hanya digunakan sebagai penyedia informasi, kini internet juga digunakan untuk melakukan transaksi bisnis(commerce). Berbagaimanapun cara dilakukan oleh perusahaan-perusahaan baik besar maupun kecil untuk dapat mencapai harapan. Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan membuat iklan yang menarik. Jenis iklan yang kita kenal ada bermacam-macam yaitu berupa spanduk, brosur, iklan pendek yang terdapat pada koran maupun majalah. Iklan tersebut mungkin kurang menarik dari segi bentuk maupun tampilannya karena hanya memperlihatkan produk berupa gambar maupun tulisan secara abstrak. Iklan yang dianggap menarik adalah iklan yang dapat menjelaskan, memperlihatkan, memaparkan dengan jelas dan juga ditambah dengan tampilan visualisasi yang menarik, sehingga mudah untuk dipahami dan dimengerti. Untuk itu dibuatlah jenis iklan yang berbeda dari iklan yang lain yaitu dengan dibuatnya web pemasaran melalui jaringan internet.
Dengan demikian, penulis mencoba membuat situs yang bertemakan tentang “SEPAKBOLA” yang dapat membantu para konsumen untuk tidak bersusah payah mencari berita tentang sepakbola di jaman secanggih dan se-modern seperti ini. Dengan demikian masyarakat bisa mendapat informasi secara update dengan sistem online.

1.2         Batasan Masalah
   Dalam penulisan ini penulis hanya akan membatasi masalah dalam Pembuatan Web sepakbola Dengan Menggunakan Adobe Dreamweaver CS5. Fasilitas yang didapat dari web tersebut yaitu tampilan yang menarik, sekilas tentang berita ter-update, berita transfer pemain, serta jadwal pertandingan.


1.3         Tujuan Penulisan
   Pembuatan web ini bertujuan untuk mempermudah pengakses untuk melihat dan membaca berita tim kesayangan mereka secara update, efisien, cepat melalui situs website ini.


1.4          Metode Penulisan
Metode Penullisan Ilmiah yang digunakan adalah:
a)                  Studi Pustaka, yaitu dengan membaca dan mencari buku-buku yang berkaitan dengan pembuatan web dan mempelajari tutorial Adobe Dreamweaver CS 5.
b)                  Studi Lapangan, yaitu mengumpulkan data-data penting yang dijadikan sebagai penunjang penulisan ini.





1.5      Sistematika Penulisan
        Untuk mempermudah penulisan ilmiah, penulis membuat suatu sistematika penulisan yang menyajikan suatu gambaran secara singkat mengenai permasalahan yang akan dibahas dalam penulisan ini. Sistematika penulisan sebagai berikut:


BAB I       PENDAHULUAN
Berisikan tentang Latar Belakang, Batasan Masalah, Tujuan Penulisan, Metode penulisan dan Sistematika Penulisan.
 BAB II     LANDASAN TEORI
Bab ini berisi penjelasan teori-teori yang mendukung penulisan ilmiah ini, serta bahasa pemprograman yang digunakan.
BAB III    PEMBAHASAN
Bab ini berisi rancangan dan tahap-tahap dalam pembuatan website, perancangan sistem, uji coba dan evaluasi pada website ini.
BAB IV    PENUTUP
Bab ini berisi kesimpulan dari pembahasan pada bab-bab sebelumnya dan saran-saran yang penulis harapkan dapat bermanfaat bagi pihak-pihak terkait yang akan mengembangkannya.



Selasa, 28 Januari 2014

ABSTRAK


- Definisi Abstrak.

Pengertian umum abstrak merupakan penyajian singkat mengenai isi tulisan sehingga pada tulisan, ia menjadi bagian tersendiri. Abstrak berfungsi untuk menjelaskan secara singkat kepada pembaca.Sedangkan pengertian khusus abstrak adalah sesuatu yang dilihat tidak mengacu kepada obyek atau peristiwa khusus. Abstraksi menyajikan secara simbolis atau secara konseptual serta secara imajinatif sesuaru yang tidak dialami secara langsung. Jadi abstrak adalah kata yang menunjukan kepada sifat, keadaan dan kegiatan yang dilepas dari objek tertentu. Pemahaman akan pengertian abstrak sepertinya masih dianggap sebagai suatu yang sulit bahkan tak teraplikasi. Sebagaimana tertera di atas, suatu perikatan adalah suatu pengertian abstrak (dalam arti tidak dapat dilihat dengan mata), maka suatu perjanjian adalah suatu peristiwa atau kejadian yang konkret. Misalnya : Perjanjian jual beli

- Fungsi Abstrak.

Fungsi abstrak adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat perihal hasil penelitian yang telah dibuat. Uraian yang hanya satu halaman tersebut memudahkan abstrak dimasukkan dalam jaringan internet. Hal ini dimaksudkan memudahkan anda mengetahui hasil penelitian tanpa harus membaca keseluruhan penelitian yang berlembar lembar. Sehingga abstrak membantu anda dalam mencari referensi dalam penelitian yang anda cari.
Adanya abstrak akan menghindari tindakan plagiasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Sebuah penelitian akan terlindungi jika hanya abstraknya saja yang ditampilkan dan diperluas di internet.

- Jenis-Jenis Abstrak.

Abstrak dalam seuah penulisan karya ilmiah memiliki beberapa jenis penulisan berdasarkan isinya. Abstrak dapat diklasifikasikan dalam dua jenis, yaitu sebagai berikut.

*Abstrak indikatif adalah abstrak yang menyajikan uraian secara singkat mengenai masalah yang terkandung dalam laporan atau karya ilmiah lengkapnya. Abstrak indikatif bertujuan agar pembaca mengetahui isi informasi tanpa memadatkan isi informasi aslinya dan hanya memberikan indikasi sasaran cakupan tulisan. Maka, pembaca dapat mempertimbangkan apakan tulisan asli perlu dibaca atau tidak.

*Abstrak informatif adalah miniatur laporan atau karya ilmiah asli dengan menyajikan data dan informasi secara lengkap sehingga pembaca tidak perlu lagi membaca tulisan aslinya, kecuali untuk mendalaminya. Dalam abstrak informatif, disajikan keseluruhan tulisan asli dalam bentuk mini. Seperti, judul, penulis, institusi, tujuan, metode dan analisis laporan, hasil penelitian, dan simpulan.

- Cara Penggunaan Abstrak.

Membuat abstrak tidaklah mudah, namun juga bukan merupakan hal yang menakutkan. Ada beberapa tips khusus untuk anda dalam membuat abstrak, sehingga dapat terhindar dari kesalahan yang sifatnya umum.

*Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penulisan abstrak.

1. Semua bagian harus seimbang. Jangan hanya menonjolkan hanya salah satu aspek saja, seperti judul saja atau penggunaan metode penelitian saja, tetapi mengulas hasil penelitian lebih ditekankan.

2. Pastikan penulisan abstrak menggunakan unsure 5W + 1H dengan lengkap.

3. Harus ada hubungan yang kohesif antar unsure penelitiannya. Harus ada benang merah dari hasil penelitian yang telah dibuat.

4. Pilihlah kata kunci yang sesuai dengan subjek dan objek penelitian yang telah dibuat.


DAFTAR PUSTAKA


Asep ST Sujana. 2005. Paradigma Baru Dalam Manajemen Ritel Modern.Yogyakarta: Graha Ilmu

Ating, Tedjasutisna. 2001. Kewirausahaan SMK. Jakarta: CV. ARMICO

Buchari, Alma. 2000.
 Kewirausahaan.Edisi Revisi. Bandung: CV Alfabeta

Fandy Tjiptono. 1997.
 Strategi Pemasaran. Yogyakarta: ANDI OFFSET

Mardiyatmo. 2005.
 Kewirausahaan. Jakarta: Yudhistira

Suryana. 2006.  Kewirausahaan.
 Jakarta: Salemba Empat

Nurudin. 2007.
 Dasar-dasar Penulisan. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang

Setyawati, Nanik. 2010.
 Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia. Surakarta: Yuma Pustaka

Suparno dan Mohamad Yunus. 2007.
 Keterampilan Dasar Menulis. Jakarta : Universitas Terbuka

Tarigan, Henry Guntur. 1994.
 Menulis Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa



KUTIPAN

Pengertian :

Kutipan, sebuah kata yang mungkin semua orang belum mengetahui maksudnya apa. Disini saya akan mengulas sedikit mengenai kutipan. Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.


Tujuan:


Dalam tulisan ilmiah, baik berupa artikel, karya tulis, skripsi, tesis, dan disertasi selalu terdapat kutipan. Kutipan adalah pengokohan argumentasi dalam sebuah karangan. Seorang penulis tidak perlu membuang waktu untuk menyelidiki suatu hal yang sudah dibuktikan kebenarannya oleh penulis lain, penulis cukup mengutip karya orang lain tersebut. Dengan demikian kutipan memiliki fungsi sebagai:


a. landasan teori
b. penguat pendapat penulis
c. penjelasan suatu uraian
d. bahan bukti untuk menunjang pendapat itu

Berdasarkan fungsi di atas seorang penulis harus memperhatikan hal-hal berikut:

1) penulis mempertimbangkan bahwa kutipan itu perlu
2) penulis bertanggung jawab penuh terhadap ketepatan dan ketelitian kutipan
3) kutipan dapat terkait dengan penemuan teori
4) jangan terlalu banyak mempergunakan kutipan langsung
5) penulis mempertimbangkan jenis kutipan, kutipan langsung atau kutipan tak
langsung
6) perhatikan teknik penulisan kutipan dan kaitannya dengan sumber rujukan
Fungsi Kutipan
Kutipan memiliki fungsi tersendiri. Fungsi dari kutipan adalah sebagai berikut :
1) Menunjukkan kualitas ilmih yang lebih tinggi.
2) Menunjukkan kecermatan yang lebih akurat.
3) Memudahkan penilaian penggunaan sumber dana.
4) Memudahkan pembedaan data pustaka dan ketergantungan tambahan.
5) Mencegah pengulangan penulisan data pustaka.
6) Meningkatkan estetika penulisan.
7) Memudahkan peninjauan kembali penggunaan referensi, dan memudahkan penyuntingan naskah yang terkait dengan data pustaka.

Jenis Kutipan

a. Kutipan langsung:
Kutipan Langsung ialah kutipan yang sama persis dengan teks aslinya,tidak boleh ada perubahan.Kalau ada hal yang dinilai salah/meragukan,kita beri tanda ( sic! ),yang artinya kita sekedar mengutip sesuai dengan aslinya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan itu.Demikian juga kalau kita menyesuaikan ejaan,memberi huruf kapital,garis bawah,atau huruf miring,kita perlu menjelaskan hal tersebut, missal [ huruf miring dari pengutip ],[ ejaan disesuaikan dengan EYD ],dll. Bila dalam kutipan terdapat huruf atau kata yang salah lalu dibetulkan oleh pengutip,harus digunakan huruf siku [ ….. ].

b. Kutipan tidak lansung ( Kutipan Isi )

Dalam kutipan tidak langsung kita hanya mengambil intisari pendapat yang kita kutip.Kutipan tidak langsung ditulis menyatu dengan teks yang kita buat dan tidak usah diapit tanda petik.Penyebutan sumber dapat dengan sistem catatan kaki,dapat juga dengan sistem catatan langsung ( catatan perut ) seperti telah  
dicontohkan.

d. Kutipan pada catatan kaki
e. Kutipan atas ucapan lisan
f. Kutipan dalam kutipan
g. Kutipan langsung pada materi



KERANGKA KARANGAN

Berdasarkan urutan ruang

Topik    : Wisata.


Tujuan   : Untuk mengetahui lokasi wisata .

Tema    : Beberapa lokasi wisata di pulau jawa.

I. Tempat wisata di Pulau Jawa

A. Tempat wisata di Jakarta

1. Kebun binatang ragunan

2. Taman mini indonesia indah.

3. Ancol.
4.Taman Ismail Marjuki.

B. Tempat wisata di Jawa Barat

1. Kebun Raya Bogor.

2. Kebun Raya Cibodas.

3. Puncak, Bogor.

4. Sangkanhurip.
C. Tempat Wisata di Jawa Tengah

1.Borobudur.

2.Dieng.

3.Guci Indah.

4.Museum Kartini.

D. Tempat Wisata di Jawa Timur

1.Jatim Park.
2.Gunung Bromo.

3.Air terjun seweru.
4.Sengkaling.

E. Tempat Wisata di Banten

1.Pasauran

2.Cruug Gendang

3.Situ Gintung

4.Pantai Bagedur

Berdasarkan topic

Topik   : Hutan

Tujuan : Untuk mengetahui pemanfaatan hutan

Tema  : Pemanfaatan hutan.


I. MANFAAT HUTAN SECARA ALAMIAH

A. Mencegah Erosi

B. Mengurangi Polusi

1. Polusi Udara

2. Polusi Suara


C. Sebagai Hutan Lindung

II. MANFAAT HUTAN SECARA EKONOMIS

A. Hutan Tanaman Industri

B. Hutan untuk Rekreasi

C. Hutan untuk Penelitian


CERPEN

Saya akan menceritakan awal mula saya menjadi tertarik menjadi fans MANCHESTER UNITED ..

Kurang lebih sekitar 8 tahun yang lalu ,, saat saya masih duduk di bangku SMP ,, saat itu saya sangat amat tidak mengerti apa itu klub sepak bola ,, pada awalnya saya hanya ikut-ikut saja setiap ada teman-teman SMP saya berbicara mengenai klub yang mereka cintai ... hingga pada akhirnya saya mulai untuk menonton sepak bola ,, saat itu yang bertanding antara MU vs Arsenal yang  pada saat itu MU berhasil menang ,, kemudian saya mulai bertanya kepada ayah saya “MU itu jago ga sih main bolanya ??” kemudian ayah saya menjawab dengan “YA itu merupakan salah satu tim terbaik didunia ..
Mulai dari situ saya mulai melihat pertandingan-pertandingan sepakbola apalagi tentang MU ,,  saya mulai search di google ,, baca di koran olahraga hingga mengumpulkan kliping tentang Manchester United ..
Sampai suatu hari saya dimarahi oleh ibu saya dikarenakan menonton bola hingga jam 3 pagi ,, padahal keesokan harinya saya sedang melaksanakan Ujian ,, namun apa mau dikata ??? namanya juga sudah suka dan tertarik dengan Manchester United jam berapapun akan saya korbankan untuk menonton pertandingan MU .. bahkan sekarang orang tua saya sudah bisa menerima jika saya adalah seorang fans MU ,, memang saya bukan merupakan fans sejati untuk klub itu ,, tapi bagi saya tidak nonton satu pertandingan MU itu rasanya penyesalannya sangat amat dalam ...
Harapan dan cita-cita saya untuk menonton MU secara langsung sedikit lagi terealisasi .. saat itu tim asuhan Alex Ferguson akan mengunjungi Jakarta untuk pertandingan Tour Pra musim United ,, nahas bom yang meledakan hotel tempat punggawa United menginap itu mengurungkan niat pemain United untuk bertanding di Jakarta karena alasan keamanan ...
Sungguh disayangkan ,, hanya karena segelintir orang bisa mengecewakan ribuan bahkan ratusan fans MU di Indonesia ,, namun hingga saat ini MU masih belum berani untuk menjalani tour ke Jakarta kembali ..

Saya hanya berharap suatu saat bisa melihat pertandingan Manchester United secara langsung ...